132 Petani Rejomulyo Menunggu Kepastian, DPRD dan PDI Perjuangan Desak Pemkot Metro Segera Bertindak

Kota Metro, Portalmetrokitacom – Sejumlah petani asal Rejomulyo didampingi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Metro menggelar pertemuan strategis guna membahas kejelasan ganti rugi lahan akibat gagal panen yang dipicu luapan Sungai Way Sekampung, Senin (11/05/2026).

Dalam pertemuan yang turut dihadiri Ketua DPRD Kota Metro dan jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan tersebut, para petani menuntut kepastian langkah nyata dari Pemerintah Kota Metro terkait dampak banjir yang menyebabkan kerugian besar bagi sektor pertanian masyarakat.

Perwakilan petani Rejomulyo, Misgianto, menegaskan bahwa para petani sudah terlalu lama menunggu tanpa kepastian yang jelas.

“Yang terpenting bagi kami adalah tindak lanjut nyata atas dampak banjir dan gagal panen akibat luapan Way Sekampung. Kami tidak ingin hanya diberikan janji-janji manis,” tegas Misgianto.

Ia juga mendesak agar segera dilakukan audiensi langsung dengan Wali Kota Metro. Menurutnya, petani membutuhkan kepastian mengenai mekanisme bantuan maupun asuransi dampak banjir yang hingga kini belum menemui titik terang.

Sebelumnya, bantuan sempat diwacanakan dalam bentuk barang seperti pupuk dan bibit. Namun hingga saat ini, para petani mengaku masih berada dalam posisi menunggu tanpa jadwal realisasi yang pasti.

Data sementara mencatat sebanyak 132 petani terdampak banjir dengan kondisi paling parah. Jumlah tersebut diperkirakan masih dapat bertambah seiring proses pendataan ulang pasca-penutupan aliran Way Sekampung.

Sementara itu, Sianak Beras Tomi Gunawan selaku kuasa hukum aliansi petani sekaligus Wakil Ketua Bidang Advokasi DPC PDI Perjuangan Kota Metro menegaskan komitmennya untuk terus mengawal perjuangan para petani hingga tuntas.

“Kami tidak ingin mengumbar janji. Yang pasti, kami akan mengawal perjuangan aliansi petani hingga hak-hak mereka benar-benar dipenuhi secara permanen oleh pemerintah daerah. Dalam waktu dekat kami juga akan menyurati Wali Kota Metro agar dapat duduk bersama mencari solusi terbaik bagi petani terdampak,” ujar Tomi.

Di sisi lain, Ketua DPRD Kota Metro, Ria Hartini, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan langkah koordinasi dengan pemerintah daerah pasca-hearing sebelumnya.

“Masalah normalisasi Way Sekampung dan ganti rugi gagal panen sudah kami koordinasikan dengan Wali Kota,” jelasnya.

Menurut Ria, DPRD Kota Metro juga telah melayangkan surat resmi kepada pihak eksekutif dan saat ini masih menunggu tanggapan lanjutan.

“Semua proses sedang berjalan dan tentu membutuhkan waktu. Aspirasi petani sudah kami sampaikan, sekarang kita menunggu hasil dari pengajuan tersebut,” pungkasnya. (Lik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *