7 Remaja Terjaring di Mulyojati, Pengawasan Kos-kosan Disorot

Kota Metro, Portalmetrokita – Sejumlah remaja yang diamankan langsung dibawa ke Kantor Kelurahan Mulyojati Kecamatan Metro Barat Kota Metro, Bersama Bhabinkamtibmas sat Pol PP serta aparatur Kelurahan untuk menjalani pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut. Langkah ini dilakukan sebagai upaya awal penanganan sebelum menentukan tindak lanjut berikutnya, Kamis  (16/04/2026).

Kabid Penegakan Perda Sat Pol PP Kota Metro Yoseph Nonotaek mengatakan, bahwa pihak Satpol PP bersama aparatur kelurahan juga telah memanggil orang tua masing-masing remaja untuk diberikan pembinaan. Kehadiran orang tua dinilai penting agar pengawasan terhadap anak dapat lebih maksimal.

“Besok mereka akan kami kumpulkan di kantor kecamatan bersama Dinas Sosial dan pihak kepolisian untuk pembinaan lanjutan,” ujarnya.

Dari tujuh remaja yang diamankan, satu orang diketahui telah berusia 18 tahun, sementara enam lainnya masih di bawah umur, yakni berkisar antara 16 hingga 17 tahun. Sebagian di antaranya merupakan warga Kota Metro, sedangkan lainnya berasal dari luar daerah.

” Tidak menutup kemungkinan kasus ini berlanjut ke ranah hukum, tergantung pada hasil pendalaman bersama aparat penegak hukum,”jelasnya.

Sementara itu, Ketua RW 02 Kelurahan Mulyojati, Agus Prestyo, membenarkan adanya laporan warga terkait aktivitas para remaja tersebut. Ia mengungkapkan, informasi awal diterima melalui grup komunikasi pamong setempat, bahkan disertai rekaman video sebagai bukti.

“Laporan masuk dari warga melalui grup pamong, lalu segera ditindaklanjuti oleh Satpol PP,” jelasnya.

Agus juga mengingatkan para pemilik usaha kos-kosan agar lebih bertanggung jawab dalam mengelola usahanya. Ia menekankan pentingnya tertib administrasi, termasuk kewajiban melaporkan identitas penghuni kepada RT dan RW setempat.

“Silakan membuka usaha kos, tapi harus tertib administrasi. Data penghuni harus jelas, apakah mereka bekerja, kuliah, atau masih sekolah. Ini penting untuk menjaga lingkungan tetap kondusif,” tegasnya.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Yang utama adalah menjaga kondusivitas lingkungan, supaya semua merasa aman dan tidak ada yang dirugikan,” pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *